Tepatnya tanggal 31 Mei 2011 , Saya memberikan pertanyaan kepada teman-teman di milis id-slackware@googlegroups.com , mengenai bagaimana belajar Slackware Linux guna memberikan pengertian kepada para mahasiswa. Berikut adalah masukan pendapat dari teman-teman di milis :
Willy Sudiarto Raharjo : belajar di Virtual machine dulu suruh oprek2 sampe puas baru install di desktop/laptop sendiri-sendiri
tukang sapu ruang server : Learning by doing… Cari masalah ! dan bersyukur karena mendapat masalah ! itu yang saya tanamkan kepada diri saya sebagai dasarnya, karena mealui itu, saya yakin ada sinyal bahwa Ilmu akan diberikan kepada saya oleh Tuhan. Kuncinya adalah sabar dan istiqomah dalam mencari solusinya, dari situ sedikit-demi sedikit kita akan mempelajari alurnya, sebabnya, mengapa, bagaimana, dan masih banyak lagi yang membuat kita akan terheran-heran suatu saat nanti. Karena Demi Allah tidak ada jalan pintas, kecuali orang yang berbohong ! Anda harus merasakannya dan menikmatinya…. Ilmu itu anugerah yang tidak akan bisa dibeli dengan berapapun biayanya, kecuali kesabaran dan istiqomah (kekeukehan) kita.
Itu pengalaman saya ya… mungkin pengalaman teman yang lain berbeda…
thyo :
#include <spirit>
#include <brilian>
void kerja_keras(){
int baca;
int coba;
int bisa;
};
main(){
for (i=0;i<37311;i++;){
kerja_keras();
}
Michael Daranto : Ada beberapa pertanyaan yang perlu di jawab
Mengapa kok pilih Slackware (buat mahasiswanya) ? Mengapa tidak distro Ubuntu misalnya yang lebih mudah dan populer ?
Apa manfaatnya menggunakan Slackware dalam proses pembelajaran ?
Skema-nya pakai 4W
What is
Apa itu Slackware (termasuk salah satu distro linux…..Bapaknya anak-anak… dst ….plus ciri masing-masing distro… )
Why
Mengapa pakai Slackware ? (biar keren, karena tidak semua orang bisa pakai Slackware)
Kalau distro lain seperti Ubuntu, coba sendiri ajalah dirumah. Itu mudah, tidak perlu ‘diajarkan’
Sekarang saatnya distro lelaki sejati
(perlu promosi juga)
Who
Siapa yang pakai ( orang-orang yang cerdas dan jenius )
How
Bagaimana cara pakai ?
Lha ini yang perlu ditindak lanjuti. Ada semacam manual sederhana, mulai dari instalasi, konfigurasi dasar, dst.
Intinya jangan lepaskan mahasiswa di hutan belantara tanpa panduan. —> Dying , Slowly, Painfuly
Anggap saja mereka benar-benar tidak mengerti (memang kenyataannya seperti itu)dan perlu dibimbing dari awal.
Trus ada tugas (mulai dari yang mudah) untuk buat aneka project.
Kalau perlu, tawarkan saja para senior disini masing-masing satu kelompok mahasiswa untuk membimbing tugas khusus.
Seperti Om Martinus : Java on Slackware for ….(Hehehe)
Itu sekilas pemikiran saya. Lebih kurangnya kalau tidak berkenan, saya minta maaf.
Martinus Ady H : Kalau masalah belajar, yang pasti saya tanamkan pada diri saya sendiri yaitu adalah “Cintailah dulu apa yang mau dipelajari” :D Cinta saya
dulu ama Slackware itu gara2x di cuci otak ma temen yang sering bilangin saya kek gini : – Klo mo jadi “heker sejati jgn pake RH, tapi pakelah Slackware”
Soalnya smua panduan linux itu awalnya Slackware base sembari ngasih buku “Doctor Linux” yg tebelnya bisa buat bantal (meskipun cuma
fotokopi bab 2-nya doang Installasi
). – Percuma klo pake Linux trs tinggal klik2x aja waktu konfigurasi dan installasi, ga ada beda-nya ma pake windows. Klo mau pake Linux, ya
hrs yg bener2x pake caranya linux (semuanya manual). Setelah sering ngomong kek gini, baru ane dipinjemin Slackware 3.4
Emang tidak mudah sih, sama seperti saya dulu yang lebih seneng pake Knoppix + Mandrake (klo sekarang udah mandriva)
Setelah hampir setahun main2x di 2 distro tersebut, balik lagi pake Slackware
dengan alasan, di distro lain ga ada yang bisa di oprek. Semuanya udah ada
Nah klo ada yang mau bahas Java di Slackware, silahkan
Saya ada planning buat porting app java biar kek aplikasi C/C++ trs ada
Slackbuild script untuk app java, keren kali ya
(masihngimpimodeON)
Regards,
kahfi razzaq : Pemahaman linux scara umum. Baru slackware. Kasih jg panduannya. Memang bljar itu btuh proses, ga scepat kilat. Yg pnting tekun & jgn pke windows. Biasakan d slackware. Pengalaman pribadi blajar slackware hdd 3G bad sector, pdhal hdd satu2nya yg kumiliki :cry . Smg brmanfaat
Widya Walesa : Kalo usul saya seperti ini pak Molavi, pertama perihal kernel. Isi dmesg itu saya rasa mencukupi untuk menjelaskan bagaimana proses boot berjalan. Yang kedua model init di slackware. Apa2 saja pilihan inisiasi di init yang digunakan oleh slackware.
Wendi Andriansyah : Saya setuju dengan Pak Michael, untuk memperkenalkan linux yang mudah dulu (desktop oriented) kepada mahasiswa baru ketika ada beberapa mahasiswa yang intent dan interest kepada linux, kita perkenalkan mereka secara mendalam jika perlu perkenalkan mereka di luar sana banyak sistem operasi yang lain seperti *BSD, minix, solaris, HP-UX, AIX dll dan ada juga sistem operasi yang ditujukan untuk kalangan hobby seperti OpenVMS, HelenOS, Haiku, KolibriOS dll.
Yang pasti semua itu butuh proses dan butuh “rabbi zidni ilma warzuqni fahman”.
Recent Comments