<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PALS™ &#124; Palembang Slackers</title>
	<atom:link href="http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.palembang-slackers.org</link>
	<description>Tutorial Dasar Slackware</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Jul 2010 11:24:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Ultah Slackware Yang Ke 17</title>
		<link>http://www.palembang-slackers.org/?p=429#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=ultah-slackware-yang-ke-17</link>
		<comments>http://www.palembang-slackers.org/?p=429#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 11:24:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Molavi Arman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palembang-slackers.org/?p=429</guid>
		<description><![CDATA[Disadur dari http://slackblogs.blogspot.com/2010/07/happy-17th-birthday-slackware-linux.html Kemarin (Indonesia Time) adalah hari ketika Slackware resmi dirilis 17 tahun lalu, sehingga menandai 17 tahun pembangunan yang paling tua dan masih dipertahankan distribusi Linux, Slackware Linux Partai. Anda dapat melihat sejarah pada entri Wikipedia. Saya telah menggunakan Slackware sejak tahun 2005, sehingga sudah lima tahun sekarang dan saya masih berpikir itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><span style="font-family: Georgia,&quot;Times New Roman&quot;,&quot;Bitstream Charter&quot;,Times,serif;">Disadur dari </span></span>http://slackblogs.blogspot.com/2010/07/happy-17th-birthday-slackware-linux.html</p>
<p>Kemarin (Indonesia Time)  adalah hari ketika Slackware resmi dirilis 17 tahun lalu, sehingga  menandai 17 tahun pembangunan yang paling tua dan masih dipertahankan  distribusi Linux, Slackware Linux Partai. Anda dapat melihat  sejarah pada entri Wikipedia.</p>
<p>Saya telah menggunakan  Slackware sejak tahun 2005, sehingga sudah lima tahun sekarang dan saya  masih berpikir itu distribusi Linux terbaik saya pernah mencoba. Di masa lalu, saya telah  menggunakan berbagai jenis distribusi Linux, tetapi setelah beberapa  saat, saya merasa tidak cocok bagi saya karena ada banyak masalah  terlihat seperti manajemen paket membengkak, rilis tidak stabil, masalah  upgrade, dan banyak lagi.</p>
<p>Meskipun Slackware  memiliki beberapa kelemahan di beberapa poin berdasarkan sudut pandang  user biasa dibandingkan dengan distribusi Linux lainnya besar, saya  masih bisa mengatasinya dan saya pikir itu dapat dilihat sebagai titik  kuat Slackware.</p>
<p>Ambil contoh kurangnya  ketergantungan pada alat manajemen paket Slackware, pkgtool. Walaupun Ubuntu telah  memecahkan masalah ketergantungan dengan menggunakan Synaptic atau  apt-get, i think itu bukan ide terbaik karena pengguna sedang manja dan  mereka harus mengikuti konfigurasi paket tersebut. Ini bukan cara Slackware  menangani dependensi. Slackware pengguna diberi  kebebasan untuk memilih paket mana yang harus dimasukkan sebagai  kompilasi paket dependensi oleh mereka sendiri (terima kasih kepada  SlackBuilds proyek untuk membantu pengguna memudahkan pekerjaan ini). Pada akhirnya, paket yang  disesuaikan dengan kebutuhan kita, bukan oleh packager.</p>
<p>titik lainnya adalah  mengenai rilis. Slackware tidak memiliki  tanggal rilis tetap atau bulan seperti Ubuntu yang memiliki interval 6  bulan. Slackware dilepaskan  kalau sudah siap. Untuk sebagian orang, ini  dianggap buruk, tapi menurut saya, itu hal yang baik. Mengapa melepaskan  sesuatu saat Anda masih mengalami masalah dengan produk? Ketika rilis Slackware  versi final ini, keseluruhan sistem dianggap sangat stabil dan dalam  keadaan normal, Anda akan memiliki update sangat sedikit dalam dua atau  tiga bulan ke depan (kecuali untuk perbaikan keamanan). Di distro lain, hasilnya  akan bahkan update kecil di update setiap hari (mengambil contoh dari  paket Kernel). Bagi orang-orang yang  tidak memiliki koneksi internet yang baik, mungkin ini sedikit  bermasalah.</p>
<p>Ini mungkin review bias  dari Slackware sebagai Saya menggunakan itu, tapi anyways, saya ingin  memberikan penghargaan terbesar bagi Patrick J. Volkerding untuk  dedikasinya untuk tetap mempertahankan Slackware Linux selama 17 tahun. Harap tetap melakukannya  di masa depan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2&amp;p=429</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HUAWEI E169 on Slackware 12.2 dan Telkomsel Flash</title>
		<link>http://www.palembang-slackers.org/?p=428#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=huawei-e169-on-slackware-12-2-dan-telkomsel-flash</link>
		<comments>http://www.palembang-slackers.org/?p=428#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 05:12:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>slackware mifta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Miftaslacker]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Assalamu'alaikum ........Sebagai pengguna linux slackware gerah sekali rasanya ketika mencari manual untuk menjalankan modem huawei e169 yang selalu di arahkan ke distro linux selain slackware lebih2 tools andalan UMTSMON ngk support dengan modem huawe...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum &#8230;&#8230;..<br />Sebagai pengguna linux slackware gerah sekali rasanya ketika mencari manual untuk menjalankan modem huawei e169 yang selalu di arahkan ke distro linux selain slackware lebih2 tools andalan UMTSMON ngk support dengan modem huawei e169 ini ( hasil testing pake slackware ) dan yang membuat lebih jengkel di distro lain malah jalan dengan bagus, begitu juga untuk konfigurasi modem ini cukup lumayan simple untuk di jalankan di distro linux yang selain slackware, tapi apalah di kata klo sudah niat semua menjadi lebih mudah. So disini akan saya coba jelaskan untuk menjalankan modem huawei e169 di slackware tanpa harus menunggu modem menjadi blinking berwarna biru tua tanda sinyal 3G sudah associate dengan modem <img src='http://www.palembang-slackers.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  :</p>
<p>1. Ini di test dengan slackware 12.2 , menggunakan KDE 4.2, kernel 2.6.27.7-smp, pertama download &#8220;comgt&#8221; atau langsung disini linknya http://sourceforge.net/project/downloading.php?group_id=174961&#038;filename=&#8230;</p>
<p>2. Unpack paket yg barusan di download : tar -xzvf comgt.0.32.tgz</p>
<p>3. Masuk ke direktori hasil unpack : cd comgt.0.32</p>
<p>4. Rubah user anda menjadi root kemudian lakukan : make all</p>
<p>5. Selanjutnya install comgt : make install</p>
<p>6. Plug modem Huawei E169 ke usb anda, maka akan menyala lampu berwarna hijau dengan posisi blinking, lanjutkan dengan memberikan perintah &#8221; comgt &#8221; pada console anda, setelah itu anda akan di minta memasukkan PIN dari SIMCARD anda dan masukkan saja 4 digit angka dan tunggu beberapa detik hingga lampu berubah menjadi biru tua tanda modem siap digunakan.</p>
<p>7. Pastikan default gateway anda kosong , atau ketik terlebih dahulu &#8221; ip route del &#8220;.</p>
<p>8. Asumsi wvdial sudah terinstall di Slackware box anda, karena saya menggunakan telkomflash maka berikut cuplikan wvdial.conf saya :</p>
<p>[Dialer flash]<br />Modem = /dev/ttyUSB0<br />Baud = 36000000<br />Init1 = ATZ<br />Init3 = AT+CGDCONT=1,&#8221;IP&#8221;,&#8221;internet&#8221;<br />Phone = *99#<br />Username = &#8216;<br />Password = &#8216;<br />Ask Password = 0<br />Dial Command = ATDT<br />Stupid Mode = 1<br />Modem Type = Analog Modem<br />ISDN = 0<br />New PPPD = yes</p>
<p>9. Lakukan dial dengan privileges root ( berikan perintah &#8221; wvdial flash &#8221; ) pada console anda &#8230;.</p>
<p>10. Ketik echo &#8220;nameserver 202.3.208.11&#8243; > /etc/resolv.conf dan echo &#8220;nameserver nameserver 202.3.210.11&#8243; >> /etc/resolf.conf ( kalau mau dns otomatis konfigurasi sendiri , ada ji itu carana ). dan &#8230;.</p>
<p>11. Ta ra ra ra ra ra rar a &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.., alhamdullilah &#8230;.., Happy Surfing &#8230;&#8230;.</p>
<p>Melakukan otomatisasi user biasa untuk men-dial ke telkomflash dengan tools comgt yang sdh terinstall :</p>
<p>1. Pastikan anda sebagai user root dan buat-lah script dan simpan di direktori etc dengan nama terserah anda, misal connect_telkom_flash.sh berikut isinya :</p>
<p>#!/bin/sh</p>
<p>/sbin/ip route del<br />/usr/local/bin/comgt < /etc/comgt/pin.txt<br />/usr/bin/sleep 1<br />/usr/bin/wvdial flash<br />/usr/bin/echo &#8220;nameserver 202.3.208.11&#8243; > /etc/resolv.conf<br />/usr/bin/echo &#8220;nameserver 202.3.210.11&#8243; >> /etc/resolv.conf</p>
<p>2. Rubah permission-nya : chmod +x /etc/connect_telkom_flash.sh</p>
<p>3. Buat file pin.txt : echo &#8220;1234&#8243; > /etc/comgt/pin.txt ( &#8220;1234&#8243; masukkan sesuai dengan pin pada simcard anda ) hati2 salah pin 3X maka simcard akan terblokir.</p>
<p>4. Klik kanan pada desktop anda > Create New > Link to Application : Ganti nama aplikasi sesuai dengan keinginan anda , ganti juga icon jika di butuhkan.</p>
<p>5. Klik tab Application, pada form Command isi dengan kdesu /etc/connect_telkom_flash.sh</p>
<p>6. Test aplikasi, Klik icon yang baru anda bikin dari desktop &#8230;.., maka anda akan di minta memasukkan password root untuk mengeksekusi script tersebut, masukkan password root anda dan tunggu beberapa detik hingga modem anda menyala lampu berwarna biru tua tanpa blinking &#8230;&#8230;, dan insya allah kondisi modem sudah siap digunakan untuk surfing &#8230;&#8230; <img src='http://www.palembang-slackers.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>7. Mudah bukan&#8230;.., ternyata di slackware jauh lebih mudah mengkonfigurasi modem ini ketimbang pake distro lain <img src='http://www.palembang-slackers.org/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>8. Selesai&#8230;&#8230;..,</p>
<p>sumber : http://makassar-slackers.org/node/199
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7641455270430573024-3322015428805025563?l=slackwarebasicpalembang.blogspot.com' alt='' /></div>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=428" title="update huawei e169">update huawei e169</a> (2)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=428" title="agar dapat selalu sinyal 3g di modem e169">agar dapat selalu sinyal 3g di modem e169</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=428" title="software update e169">software update e169</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=428" title="slackware update console">slackware update console</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=428" title="SLACKWARE">SLACKWARE</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=428" title="repository dengan telkomsel flash">repository dengan telkomsel flash</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=428" title="no sinyal pada modem huawei e169">no sinyal pada modem huawei e169</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=428" title="modem huawei e169 telkomsel">modem huawei e169 telkomsel</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=428" title="modem 3G huawei di slackware">modem 3G huawei di slackware</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=428" title="manually install umtsmon in slackware using qmake?">manually install umtsmon in slackware using qmake?</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.387 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2&amp;p=428</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>memilih Kernel</title>
		<link>http://www.palembang-slackers.org/?p=425#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=memilih-kernel</link>
		<comments>http://www.palembang-slackers.org/?p=425#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2010 11:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>slackware mifta</dc:creator>
				<category><![CDATA[Miftaslacker]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[KernelKernel adalah bagian dari sistem operasi yang menyediakan akses ke perangkat keras, kontrol proses, dan kontrol sistem secara keseluruhan. Kernel berisi dukungan terhadap perangkat keras Anda, sehingga memilih satu kernel untuk sistem Anda adalah...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kernel</p>
<p>Kernel adalah bagian dari sistem operasi yang menyediakan akses ke perangkat keras, kontrol proses, dan kontrol sistem secara keseluruhan. Kernel berisi dukungan terhadap perangkat keras Anda, sehingga memilih satu kernel untuk sistem Anda adalah sebuah langkah setup yang penting.</p>
<p>Slackware menyediakan lebih dari satu dosin kernel yang sudah dikompilasi yang dapat Anda pilih, dengan setiap kernel terdiri dari satu set driver standar dan juga driver khusus tambahan. Anda bisa menjalankan salah satu dari kernel ini atau Anda bisa membangun kernel Anda sendiri dari sumbernya. Entah cara mana yang Anda pakai, Anda harus memastikan bahwa kernel Anda memiliki dukungan perangkat keras yang dibutuhkan sistem Anda.</p>
<p>Direktori /kernels pada CD-ROM Slackware</p>
<p>Kernel Slackware yang sudah dikompilasi tersedia pada direktori /kernels pada CD-ROM Slackware atau pada situs FTP pada direktori utama Slackware. Kernel yang tersedia berubah ketika rilis baru tersedia, sehingga dokumentasi pada direktori tersebut selalu adalah sumber. Direktori /kernels memiliki sub direktori untuk setiap kernel yang tersedia. Sub direktori akan memiliki nama yang sama dengan disket boot. Pada setiap sub direktori Anda akan menemukan berkas-berkas berikut:<br />Berkas  Tujuan<br />System.map  Berkas peta sistem untuk kernel ini<br />bzImage  Citra kernel yang sesungguhnya<br />config  Berkas konfigurasi sumber untuk kernel ini</p>
<p>Untuk menggunakan sebuah kernel, salin berkas System.map dan config pada direktori /boot Anda dan salin citra kernel ke /boot/vmlinuz. Jalankan /sbin/lilo(8) untuk menginstall LILO untuk kernel baru, dan jalankan ulang (reboot) sistem Anda. Itulah langkah untuk menginstall kernel baru.</p>
<p>Kernel yang berakhiran dengan .i adalah kernel IDE. Kernel tersebut tidak menyertakan dukungan terhadap SCSI pada kernel dasar. Kernel yang berakhiran dengan .s adalah kernel SCSI. Kernel ini menyertakan semua dukungan IDE pada kernel .i dan juga dukungan terhadap SCSI.</p>
<p>Mengkompilasi Sebuah Kernel dari Sumber</p>
<p>Pertanyaan “Apakah saya harus mengkompilasi sebuah kernel untuk sistem saya?” sering ditanyakan oleh banyak pengguna baru. Jawabannya adalah mungkin. Terdapat beberapa kasus dimana Anda perlu untuk mengkompilasi sebuah kernel spesifik pada sistem Anda. Sebagian besar pengguna dapat menggunakan kernel yang sudah dikompilasi dan modul kernel untuk mendapatkan sistem yang bekerja secara penuh. Anda perlu mengkompilasi kernel untuk sistem Anda jika Anda mengupgrade versi kernel yang tidak ditawarkan pada Slackware, atau jika Anda telah melakukan tambalan (patch) pada sumber kernel untuk mendapatkan dukungan khusus terhadap perangkat tertentu yang tidak terdapat pada kode sumber native. Seseorang dengan sistem SMP jelas akan mengkompilasi sistem dengan dukungan SMP. Banyak pengguna juga menemukan bahwa kernel yang dikompilasi secara khusus akan berjalan lebih cepat pada mesin-mesin mereka. Anda mungkin akan menemukan bahwa mengkompilasi kernel dengan optimasi untuk prosesor tertentu pada mesin Anda sangatlah berguna.</p>
<p>Membangun kernel Anda sendiri tidaklah susah. Langkah pertama adalah memastikan Anda telah memiliki kode sumber terinstall pada sistem Anda. Pastikan Anda telah menginstall paket-paket dari seri K selama installasi. Anda juga harus memastikan bahwa Anda telah menginstall seri D, terutama kompiler C, GNU make, dan GNU binutils. Secara umum, merupakan ide yang bagus untuk menginstall seluruh paket pada seri D jika Anda hendak melakukan pengembangan. Anda juga bisa mendownload kode sumber kernel terbaru dari http://www.kernel.org/mirrors.</p>
<p>Kompilasi Kernel Linux versi 2.4.x</p>
<p>% su -<br />Password:<br /># cd /usr/src/linux</p>
<p>Langkah pertama adalah mengembalikan kode sumber pada kondisi dasarnya. Kita menjalankan perintah ini untuk melakukan hal tersebut (catatan, Anda mungkin harus melakukan cadangan dari berkas .config karena perintah ini akan menghapus tanpa peringatan):</p>
<p># make mrproper</p>
<p>Sekarang Anda bisa mengkonfigurasi kernel untuk sistem Anda. Kernel menawarkan tiga cara untuk melakukannya. Cara pertama adalah sistem tanya-jawab berbasis teks. Sistem ini menanyakan sejumlah pertanyaan dan membangun berkas konfigurasi. Masalah dengan metode ini adalah jika Anda melakukan kesalahan, Anda harus mengulang dari awal. Metode yang lebih disukai adalah sistem berbasis menu. Terakhir, terdapat alat bantu konfigurasi kernel berbasis-X. Pilih salah satu yang Anda inginkan dan jalankan perintah yang sesuai:</p>
<p># make config           (berbasis-teks versi Q&#038;A)<br /># make menuconfig       (berbasis menu, versi berbasis-teks)<br /># make xconfig          (versi berbasis-X, pastikan Anda berada pada X)</p>
<p>Menu Konfigurasi Kernel</p>
<p>Pengguna baru akan menemukan bahwa menuconfig adalah yang termudah. Layar bantuan disediakan untuk menjelaskan bagian-bagian dari kernel. Setelah mengkonfigurasi kernel Anda, keluar dari program konfigurasi. Proses ini akan menuliskan berkas konfigurasi yang diperlukan. Sekarang kita bisa mempersiapkan untuk proses build:</p>
<p># make dep<br /># make clean</p>
<p>Langkah berikutnya adalah untuk mengkompilasi kernel. Pertama-tama cobalah untuk melakukan perintah bzImage dibawah.</p>
<p># make bzImage</p>
<p>Langkah ini akan memerlukan waktu, tergantung dari kecepatan CPU Anda. Selama proses, Anda akan melihat pesan-pesan kompiler. Setelah membangun citra kernel, Anda perlu membangun semua bagian dari kernel yang Anda tandai sebagai modular.</p>
<p># make modules</p>
<p>Sekarang kita bisa menginstall kernel dan modul yang Anda kompilasi. Untuk menginstall kernel pada sistem Slackware, perintah berikut harus dijalankan:</p>
<p># mv /boot/vmlinuz /boot/vmlinuz.old<br /># cat arch/i386/boot/bzImage > /vmlinuz<br /># mv /boot/System.map /boot/System.map.old<br /># cp System.map /boot/System.map<br /># make modules_install</p>
<p>Anda mungkin perlu mengedit /etc/lilo.conf dan menambahkan sebuah bagian untuk boot ke kernel lama Anda jika kernel yang baru tidak berjalan. Setelah melakukan hal tersebut, jalankan /sbin/lilo untuk menginstall blok boot yang baru. Sekarang Anda bisa reboot dengan kernel baru.</p>
<p>Kernel Linux Versi 2.6.x</p>
<p>kompilasi kernel 2.6 hanya berbeda sedikit dari kernel 2.4 atau 2.2, tetapi perlu Anda ketahui perbedaan ini sebelum mencobanya. Sekarang tidak lagi diperlukan menjalankan make dep dan make clean. Juga, proses kompilasi kernel tidak akan sedetail pada kernel 2.6. Ini menghasilkan sebuah proses build yang lebih mudah untuk dimengerti, tetapi juga memiliki beberapa masalah. Jika Anda mengalami masalah dalam membangun kernel, sangatlah dianjurkan untuk mengaktifkan tingkat detail (verbose). Anda melakukan hal ini dengan menambahkan V=1 pada build. Hal ini mengijinkan Anda untuk mendapatkan informasi lebih banyak yang dapat membantu pengembang kernel atau teman yang lain untuk membantu Anda menyelesaikan masalah.</p>
<p># make bzImage V=1</p>
<p>Menggunakan Modul Kernel</p>
<p>Modul kernel adalah nama lain untuk driver perangkat yang bisa disertakan pada kernel yang berjalan. Modul kernel mengijinkan Anda untuk memperluas dukungan perangkat keras pada kernel tanpa harus memilih kernel lain atau mengkompilasinya sendiri.</p>
<p>Modul-modul dapat dimuat dan dibuang kapan saja, bahkan ketika sistem berjalan. Hal ini membuat proses upgrade driver tertentu menjadi lebih mudah bagi administrator sistem. Sebuah modul baru dapat dikompilasi, modul lama dihapus, dan modul baru dimuat, semua bisa dilakukan tanpa me-reboot mesin.</p>
<p>Modul-modul disimpan pada direktori /lib/modules/versi kernel pada sistem Anda. Modul-modul tersebut dapat dimuat pada saat boot melalui berkas rc.modules. Berkas ini diberi komentar dengan baik dan menawarkan contoh-contoh untuk komponen-komponen perangkat keras yang utama. Untuk melihat daftar modul-modul yang aktif, gunakan perintah lsmod(1):</p>
<p># lsmod<br />Module                  Size  Used by<br />parport_pc              7220   0 <br />parport                 7844   0  [parport_pc]</p>
<p>Anda bisa melihat disini bahwa saya hanya memiliki modul port parallel yang dimuat. Untuk menghapus sebuah modul, Anda bisa menggunakan perintah rmmod(1). Modul-modul dapat dimuat oleh perintah modprobe(1) atau insmod(1). modprobe biasanya lebih aman karena ia akan memuat modul-modul yang berhubungan dengan sembarang modul yang hendak Anda muat.</p>
<p>Banyak pengguna tidak perlu memuat atau menghapus modul secara manual. Mereka menggunakan autoloader kernel untuk manajemen modul. Secara default, Slackware menyertakan kmod pada kernelnya. kmod adalah opsi kernel yang mengijinkan kernel untuk memuat modul-modul secara otomatis ketika diperlukan. Untuk informasi lebih banyak tentang kmod dan bagaimana ia dikonfigurasi, lihat /usr/src/linux/Documentation/kmod.txt. Anda harus memiliki paket kode sumber kernel, atau download kode sumber kernel dari http://kernel.org.
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7641455270430573024-5741104456959582249?l=slackwarebasicpalembang.blogspot.com' alt='' /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2&amp;p=425</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsep Kerja FTP</title>
		<link>http://www.palembang-slackers.org/?p=422#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=konsep-kerja-ftp</link>
		<comments>http://www.palembang-slackers.org/?p=422#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 00:11:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Molavi Arman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Konsep Kerja FTP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palembang-slackers.org/?p=422</guid>
		<description><![CDATA[FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan &#8220;mendengarkan&#8221; percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan &#8220;mendengarkan&#8221; percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.  Jadi port 21 untuk pemberian perintah dan port 20 untuk proses transfer data file.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 415px"><a href="http://www.palembang-slackers.org/image/ftp.PNG"><img title="Proses Terjadinya Koneksi FTP" src="http://www.palembang-slackers.org/image/ftp.PNG" alt="" width="405" height="425" /></a><p class="wp-caption-text">Proses Terjadinya Koneksi FTP</p></div>
<p style="text-align: center;">
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=422" title="konsep ftp">konsep ftp</a> (9)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=422" title="konsep FTP server">konsep FTP server</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=422" title="konsep kerja ftp server">konsep kerja ftp server</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=422" title="molavi arman">molavi arman</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.33 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2&amp;p=422</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>palembang-slackers.org</title>
		<link>http://www.palembang-slackers.org/?p=407#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=palembang-slackers-org</link>
		<comments>http://www.palembang-slackers.org/?p=407#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 03:23:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Molavi Arman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[palembang-slackers.org]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palembang-slackers.org/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[Asslamualaikum Wr,Wb, Kemarin tanggal 3/6/2010 tepatnya hari kamis  pukul 22.00 WIB ,propagasi perpindahan pinguinmabuk.net menjadi palembang-slackers.org telah dimulai dan telah selesai tanggal 4/6/2010 hari jumat pukul 08.10.  Blog ini ditujukan untuk menghimpun semua pengguna Slackware dalam 1 wadah khususnya dikota Palembang. Semoga dengan tercipta blog ini memberikan kemudahan untuk mempelajari Slackware Linux, (amiin), yang mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Asslamualaikum Wr,Wb,</p>
<p>Kemarin tanggal 3/6/2010 tepatnya hari kamis  pukul 22.00 WIB ,propagasi perpindahan pinguinmabuk.net menjadi palembang-slackers.org telah dimulai dan telah selesai tanggal 4/6/2010 hari jumat pukul 08.10.  Blog ini ditujukan untuk menghimpun semua pengguna Slackware dalam 1 wadah khususnya dikota Palembang. Semoga dengan tercipta blog ini memberikan kemudahan untuk mempelajari Slackware Linux, (amiin), yang mungkin disebagian kalangan menganggap cukup sulit untuk dipelajari.</p>
<p>Spesifikasi server [i686 Intel(R) Pentium(R) Dual  CPU  E2180  @ 2.00GHz GenuineIntel GNU/Linux] palembang-slackers.org ini memang tidak begitu baik, istilahnya cuma &#8220;ecek-ecek&#8221; hahay, tapi ini tidak munyurutkan untuk berserikat dan berkumpul dalam suatu wadah komunitas ICT. Silahkan email saya (molaviarman@gmail.com) bagi slackers palembang untuk di daftarkan blognya dan rssnya agar bisa masuk ke aggregator.</p>
<p>Sekian &#8220;bualan&#8221; saya hari ini, semoga ini awal dari meningkatnya kemampuan kita untuk selalu lebih baik dengan saling berbagi.(amiin)</p>
<p>Wassalamualaikum Wr,Wb</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=407" title="palembang slacker">palembang slacker</a> (4)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=407" title="palemang slacware">palemang slacware</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=407" title="palembang">palembang</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=407" title="palembang slackware">palembang slackware</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=407" title="palembang slackware org">palembang slackware org</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=407" title="palembang slakers com">palembang slakers com</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=407" title="palembang-slackers com">palembang-slackers com</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=407" title="palembangslacker com">palembangslacker com</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=407" title="slakers palembang">slakers palembang</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.18 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2&amp;p=407</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akses root ditolak pada proftpd Slackware</title>
		<link>http://www.palembang-slackers.org/?p=403#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=akses-root-ditolak-pada-proftpd-slackware</link>
		<comments>http://www.palembang-slackers.org/?p=403#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 02:40:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Molavi Arman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Slackware]]></category>
		<category><![CDATA[Akses root ditolak pada proftpd Slackware]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pinguinmabuk.net/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[Hari sabtu kemarin sempat dibuat pusing dengan masalah akses root ditolak pada proftpd, sebenarnya izin akses root memang tidak diperbolehkan secara default oleh proftpd. Langkah pertama saya adalah mengedit file /etc/ftpuser lalu menghapus kata &#8220;root&#8221; , tapi ini tidak menunjukkan hasil, &#8220;AKSES ROOT TETAP DITOLAK&#8221;. Lempar kemilis slackware gak ada yang memuaskan hahay, terpaksa hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari sabtu kemarin sempat dibuat pusing dengan masalah akses root ditolak pada proftpd, sebenarnya izin akses root memang tidak diperbolehkan secara default oleh proftpd. Langkah pertama saya adalah mengedit file <strong>/etc/ftpuser</strong> lalu menghapus kata &#8220;root&#8221; , tapi ini tidak menunjukkan hasil, &#8220;AKSES ROOT TETAP DITOLAK&#8221;. Lempar kemilis slackware gak ada yang memuaskan hahay, terpaksa hari senin 31/05/2010 , saya mulai lagi acara ngopreknya. Google sampai saat ini adalah search engine terbaik yang saya gunakan, dimulai dengan kata &#8220;permission root access proftpd&#8221; , mulai deh muncul link-linknya. Akhirnya saya menemukan sebuah kata ,</p>
<blockquote><p>How do I ftp as root?</p>
<div>
<p><strong> </strong>First off this is a <em>bad</em> idea ftping as root is insecure, there are better more secure ways of shifting files as root.</p>
<p>To  enable root ftp ensure that the directive &#8220;<strong>RootLogin on</strong>&#8221; is included in your configuration.</p>
</div>
</blockquote>
<p>Alhamdullilah , akhirnya user root bisa mengakses ftp tanpa penolakkan.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=403" title="proftpd tutorial">proftpd tutorial</a> (2)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=403" title="agar root bisa login di proftpd">agar root bisa login di proftpd</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=403" title="ftp pada slackware">ftp pada slackware</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=403" title="ftp slackware using proftpd">ftp slackware using proftpd</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=403" title="mengakses proftpd">mengakses proftpd</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=403" title="slackware molavi">slackware molavi</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.197 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2&amp;p=403</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Monitoring Server Dengan Menggunakan Zabbix</title>
		<link>http://www.palembang-slackers.org/?p=381#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=monitoring-server-dengan-menggunakan-zabbix</link>
		<comments>http://www.palembang-slackers.org/?p=381#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 05:11:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Guntoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Slackware]]></category>
		<category><![CDATA[Konfigurasi Zabbix]]></category>
		<category><![CDATA[Monitoring Dengan Server Menggunakan Zabbix]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pinguinmabuk.net/?p=381</guid>
		<description><![CDATA[Zabbix diciptakan oleh Alexei Vladishev dan saat ini sangat aktif dikembangkan dan didukung oleh Zabbix SIA. Zabbix adalah perangkat lunak yang bersifat open source, yang memantau banyak parameter jaringan, kesehatan dan integritas dari server. Zabbix menggunakan mekanisme pemberitahuan yang fleksibel yang memungkinkan pengguna untuk mengkonfigurasi berbasis e-mail, peringatan untuk hampir semua acara. Ini memungkinkan reaksi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Zabbix diciptakan oleh Alexei Vladishev dan saat ini sangat aktif dikembangkan dan didukung oleh Zabbix SIA. <em>Zabbix </em>adalah perangkat lunak yang bersifat <em>open source</em>, yang memantau banyak parameter jaringan, kesehatan dan integritas dari server. Zabbix menggunakan mekanisme pemberitahuan yang fleksibel yang memungkinkan pengguna untuk mengkonfigurasi berbasis e-mail, peringatan untuk hampir semua acara. Ini memungkinkan reaksi yang cepat untuk masalah server. Zabbix menawarkan pelaporan dan sangat baik fitur visualisasi data berdasarkan data yang tersimpan. Tools ini juga mampu menampilkan peta jaringan yang ada dalam workstation dan trafik yang keluar masuk server dalam layar yang sama dalam bentu HTML. Adapun kelebihan lain dari zabbix adalah :<span id="more-381"></span></p>
<ol>
<li>Real-Time Monitoring.</li>
<li>Menyediakan visualisasi seperti map dan grafik.</li>
<li>Memberikan informasi masalah dengan cepat, misalkan dengan e-mail atau sms.</li>
<li>Pemilihan jenis dan kondisi laporan misalkan per minggu, dengan hanya menampilkan data tanpa grafik, dan lain-lain.</li>
<li>Fleksibel.</li>
<li>Dapat memonitoring dalam satu group besar ataupun hanya 1 host.</li>
<li>Keamanan dengan adanya authentifikasi dengan IP address.</li>
<li>Mudah dalam pengaturan administrasinya.</li>
<li>Semua informasi tentang zabbix dapat diperoleh secara online.</li>
<li>Dapat digunakan untuk multi OS.</li>
<li>Dan lain-lain.</li>
</ol>
<p>Zabbix membutuhkan banyak service yang digunakan agar zabbix dapat bekerja secara optimal, service-service tersebut antara lain  :  DNS Server, Apache dan php, MySql Server, Net-SNMP. Semua <em>packet service</em> yang dibutuhkan oleh zabbix harus dalam keadaan aktif. tapi yang pertama kali harus dilakukan adalah pemberian IP Address dan pengaktifan ethernet.</p>
<p>Zabbix mempunyai 3 bagian yaitu : zabbix server, zabbix agent dan zabbix proxy. Tapi yang disediakan untuk slackware hanya dua yaitu zabbix server dan zabbix agent. Jika keduanya sudah di unduh dari tiap paket zabbix terdapat paket <em>builder</em>_nya, paket builder ini juga ikut diunduh sebagai media <em>builder </em>atau <em>compile packet</em> dari paket zabbix. Sebelum menginstall paket zabbix harus dibuat terlebih dahulu <em>user</em> dan <em>group</em> zabbix dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>groupadd -g 228 zabbix</strong><strong> </strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>useradd -u 228 -g zabbix -d /dev/null -s /bin/false zabbix</strong></p></blockquote>
<p><strong>Konfigurasi Zabbix Server</strong></p>
<p>Aplikasi zabbix mempunyai dua bagian paket atau aplikasi yaitu zabbix server dan zabbix agentd. Kemudian <em>extrak file builder</em> dari zabbix server dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>cd zabbixforslackware/zabbixserver</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>tar –zxvf zabbix_server.tar.gz</strong></p></blockquote>
<p>Kemudian <em>copy</em>_kan paket zabbix server ke <em>direktory builder</em> hasil <em>extrak </em>tadi dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>cp zabbix-1.8.1.tar.gz zabbix_server</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>cd zabbixforslackware/zabbixserver</strong><strong>/zabbix_server</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>./zabbix_server.slackbuilds</strong></p></blockquote>
<p>Jika proses <em>builder</em> selesai, maka hasil paket yang di <em>compile</em> tersimpan di <em>direktory /tmp</em>, maka masuk ke <em>direktory /tmp</em> dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>cd /tmp</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>installpkg zabbix_server-1.8.1-i486-1_Sbo.tgz</strong></p></blockquote>
<p>Jika paket zabbix server telah terinstal selanjutnya buat <em>user database</em> dan <em>database</em> zabbix. Gunakan <em>user root</em> untuk membuat <em>user database</em> zabbix dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>mysql -u root -p</strong><br />
Enter password:<br />
Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or \g.<br />
Your MySQL connection id is 43<br />
Server version: 5.0.67 Source distribution</p>
<p>Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.</p>
<p><strong>mysql&gt;</strong><strong> grant all privileges on *.* to </strong><strong>zabbix</strong><strong>@localhost identified by ‘</strong><strong>guntoro180405</strong><strong>’ with grant option;</strong><br />
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)</p>
<p><strong>mysql&gt;</strong><strong> flush privileges;</strong><br />
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)</p>
<p><strong>mysql&gt;</strong><strong> \q </strong></p></blockquote>
<p>Jika user database zabbix telah di buat melalui <em>user root</em>, kemudian masuk menggunakan <em>user </em>zabbix untuk membuat database zabbix yang akan diguakan untuk menyimpan data pada saat zabbix dijalankan, dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>mysql -u </strong><strong>zabbix</strong><strong> -p</strong><br />
Enter password:<br />
Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or \g.<br />
Your MySQL connection id is 43<br />
Server version: 5.0.67 Source distribution</p>
<p>Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.</p>
<p>Mysql &gt; <strong>create database zabbix;</strong></p>
<p>Query OK, 1 row affected (0.00 sec)<strong> </strong></p>
<p>Mysql &gt; <strong>\q</strong></p></blockquote>
<p>Kemudian masuk ke <em>direktory </em><em>/usr/share/zabbix_server/create</em> untuk mengkoneksikan database lain yang sudah terintegrasi pada paket zabbix pada saat diinstal. Pada <em>direktory</em> ini terdapat dua <em>direktory</em> lagi yaitu <em>direktory</em> <em>data</em> dan <em>schema</em> yang berisi <em>database mysql.sql, data.sql</em> dan <em>images_mysql.sql</em> yang berfungsi sebagai penyimpan data yang dapat dilihat pada saat zabbix dijalankan. Dengan perintah :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>cd /usr/share/zabbix_server/create</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>mysql -h </strong><strong>localhost</strong><strong> -u zabbix –</strong><strong>pguntoro180405</strong><strong> zabbix</strong></p>
<p>mysql&gt; <strong>source schema/mysql.sql;</strong><strong> </strong></p>
<p>mysql&gt; <strong>source data/data.sql;</strong></p>
<p>mysql&gt; <strong>source data/images_mysql.sql;</strong><strong> </strong></p>
<p>mysql&gt; <strong>quit</strong></p></blockquote>
<p>Kemudian lakukan perubahan pada file konfigurasi PHP yang berada pada <em>direktory /etc/httpd/php</em>.ini dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>nano /etc/httpd/php.ini</strong></p></blockquote>
<p>Kemudian lakukan perubahan pada beberapa parameter antara lain :</p>
<p>- date.timezone               Needs to be set (default = blank)</p>
<p>- max_execution_time = 30                    Default = 30</p>
<p>Pada bagian <em>date.timezone</em> tulis <em>region</em> waktu yang digunakan pada sistem, karena penulis menggunakan <em>region</em> waktu Indonesia, maka penulis menuliskan Asia/Jakarta pada bagian ini sesudah tanda sama dengan (=). Pada bagian <em>max_execution_time = 30</em>, dilakukan dengan melakukan penambahan satu digit angka menjadi 300, bagian ini berfungsi pada saat zabbix dijalankan waktu maksimum eksekusi program adalah 300 dalam satuan milisecond (ms), sehingga hasil dari perubahan <em>parameter</em> tersebut adalah sebagai berikut :</p>
<blockquote><p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>; Module Setting ;</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>- <strong>date.timezone</strong><strong> = Asia/Jakarta</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>; Resource Limit ;</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>- <strong>max_execution_time = 300</strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p></blockquote>
<p>Kemudian edit <em>file zabbix_server.conf</em> yang ada pada <em>direktory /etc/zabbix/zabbix_server.conf</em> dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>nano /etc/zabbix/zabbix_server.conf</strong></p></blockquote>
<p>Dan lakukan perubahan pada parameter berikut dengan menghapus tanda pagar (#) agar perintah tersebut dapat di baca oleh sistem yang terkonfigurasi serta mengganti beberapa parameter berikut dengan mengganti <em>ip address</em> server yang digunakan.</p>
<blockquote><p>### Option:NodeID</p>
<p>&#8230;&#8230;..</p>
<p><strong>NodeID=0</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:ListenPort</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>ListenPort=10051</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>&#8230;&#8230;&#8230;.</strong></p>
<p>### Option:SourceIP</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>SourceIP=128.45.67.1</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:PidFile</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>PidFile=/tmp/zabbix_server.pid</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:DBHost</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>DBHost=localhost</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:DBName</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>DBName=zabbix</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:DBName</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>DBUser=zabbix</strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:DBName</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>DBPassword=guntoro180405</strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:DBName</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>ListenIP=128.45.67.1</strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p></blockquote>
<p>Kemudian simpan file tersebut dengan menggunakan tombol kombinasi Ctrl+o untuk menyimpan, kemudian tekan Enter terus keluar dengan perintah Ctrl+x. Kemudian aktifkan servis zabbix server dengan memberikan akses <em>permission</em> pada init script zabbix server (rc.zabbix_server) dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>chmod +x /etc/rc.d/rc.zabbix_server</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p></blockquote>
<p><strong>Konfigurasi Zabbix Agentd</strong></p>
<p>Selanjutnya adalah konfigurasi zabbix agent, tidak berbeda dengan zabbix server yang perlu dilakukan adalah mengekstrak paket <em>builder</em> dari zabbix agentd dan meng_<em>copy</em>_kan file zabbix agentd ke dalam <em>direktory</em> <em>builder </em>hasil <em>ekstak</em> tadi dan lakukan perintah build paket zabbix agentd dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>cd zabbixforslackware/zabbixagentd</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>tar –zxvf zabbix_agentd.tar.gz</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>cp zabbix-1.8.1.tar.gz zabbix_agentd</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>cd zabbixforslackware/zabbixserver</strong><strong>/zabbix_agentd</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>./zabbix_agentd.slackbuilds</strong></p></blockquote>
<p>Sama seperti zabbix server file aplikasi dari zabbix agent akan tersimpan di <em>direktory /tmp</em>, maka masuk ke dalam <em>direktory /tmp</em> dan install file aplikasi tersebut, dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>cd /tmp</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>installpkg zabbix_agentd-1.8.1-i486-1_Sbo.tgz</strong></p></blockquote>
<p>Jika file aplikasi zabbix agentd telah terinstall kemudian lakukan perubahan atau edit file zabbix_agent.conf yang terletak di dalam <em>direktory /etc/zabbix/zabbix_agentd.conf</em>. untuk masuk ke dalam file tersebut dapat gunakan perintah yang sama seperti pada saat masuk ke file zabbix_server.conf, dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>nano /etc/zabbix/zabbix_agent.conf</strong></p></blockquote>
<p>Kemudian lakukan perubahan pada <em>parameter-parameter</em> berikut dengan menghapus tanda pagar (#) agar dapat dibaca oleh sistem dan terkonfigurasi antara zabbix server dan zabbix agent atau sebaliknya dan mengganti <em>ip address</em> yang ada sebelumnya dengan <em>ip address</em> yang digunakan oleh server, <em>parameter-parameter</em> tersebut antara lain :</p>
<blockquote><p>### Option:PidFile</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>PidFile=/tmp/zabbix_agentd.pid</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:LogFile</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>LogFile=/var/log/zabbix/zabbix_agentd.log</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:SourceIP</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>SourceIP=128.45.67.1</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:Server</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>Server=128.45.67.1</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option: HostName</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>Hostname=Zabbix Server</strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:ListenIP</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>ListenIP=128.45.67.1</strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>### Option:ServerPort</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>ServerPort=10051</strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p></blockquote>
<p>Kemudian simpan menggunakan perintah yang sama seperti menyimpan file-file hasil perubahan  yang telah disebutkan sebelumnya, yaitu menekan tombol kombinasi Ctrl+o kemudian Enter dan keluar menggunakan Ctrl+x. Jika file telah tersimpan, maka aktifkan service zabbix agentd (rc.zabbix_agentd) dengan memberikan akses permission untuk service ini dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>chmod +x /etc/rc.d/rc.zabbix_agentd</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p></blockquote>
<p><strong>Menjalankan Zabbix Server dan Zabbix Agent</strong></p>
<p>Jika semua file aplikasi zabbix (zabbix server dan zabbix agent) telah dilakukan konfigurasi, yang harus dilakukan adalah menjalankan aplikasi tersebut. Sebelum menjalankan aplikasi zabbix ada yang harus dilakukan yaitu mendaftarkan <em>service port</em> ke dalam file service agar sistem dapat membaca bahwa <em>port-port</em> yang digunakan zabbix juga diperlukan dan dijalankan untuk melihat dan memonitor pergerakan <em>traffic-traffic</em> data dalam jaringan yang keluar dan masuk ke dalam server atau yang melintas pada jaringan yang digunakan. Untuk dapat menambahkan daftar port tersebut harus masuk ke dalam <em>file service</em> tersebut dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>nano /etc/service</strong></p></blockquote>
<p>Kemudian tambahkan <em>parameter</em> berikut ke dalam <em>file service</em> pada baris akhir dari isi <em>file service</em>, parameter tersebut antara lain :</p>
<blockquote><p><strong>zabbix-agent             10050/tcp     Zabbix Agentd</strong></p>
<p><strong>zabbix-agent             10050/udp     Zabbix Agentd</strong></p>
<p><strong>zabbix-trapper           10051/tcp     Zabbix Trapper</strong></p>
<p><strong>zabbix-trapper           10051/udp   Zabbix Trapper</strong></p></blockquote>
<p>Kemudian simpan <em>file</em> tersebut dengan menekan tombol Ctrl+o kemudian Enter dan keluar menggunakan tombol Ctrl+x. Kemudian masukkan perintah berikut ke dalam rc.local agar zabbix (zabbix server dan zabbix agent) akan berjalan setiap kali komputer dihidupkan, untuk dapat menambahkan file tersebut harus masuk ke file rc.local dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>nano /etc/rc.d/rc.local</strong></p></blockquote>
<p>Kemudian tambahkan perintah berikut :</p>
<blockquote><p><strong># Start zabbix_server</strong></p>
<p><strong>if [ -x /etc/rc.d/rc.zabbix_server ]; then</strong></p>
<p><strong> echo &#8220;</strong><strong>Menjalankan Zabbix server &#8230;&#8230;&#8230;.</strong><strong>&#8220;</strong></p>
<p><strong> /etc/rc.d/rc.zabbix_server start</strong></p>
<p><strong>Fi</strong><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong># Start zabbix_agentd</strong></p>
<p><strong>if [ -x /etc/rc.d/rc.zabbix_agentd ]; then</strong></p>
<p><strong> echo &#8220;Menjalankan Zabbix Agentd &#8230;&#8230;..&#8221;</strong></p>
<p><strong> /etc/rc.d/rc.zabbix_agentd start</strong></p>
<p><strong>fi</strong></p></blockquote>
<p>Kemudian simpan file tersebut dengan menekan tombol Ctrl+o kemudian Enter dan keluar menggunakan tombol Ctrl+x. Kemudian beri akses permission untuk file htdocs dalam direktori /srv/httpd/htdocs dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>chmod –R 777 /srv/httpd/htdocs</strong></p></blockquote>
<p>Jalankan zabbix ( zabbix server dan zabbix agent ) dengan cara mengeksekusi <em>script</em> init_nya (rc.zabbix _server dan rc.zabbix_agent ) dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>/etc/rc.d/rc.zabbix_server start</strong></p>
<p>root@bukitasam:~# <strong>/etc/rc.d/rc.zabbix_agentd start</strong></p></blockquote>
<p>Jika zabbix server dan zabbix agentd telah dijalankan, kemudian jalankan apache dan php dengan melakukan eksekusi init script rc.httpd dengan perintah berikut :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>/etc/rc.d/rc.httpd start</strong></p></blockquote>
<p>Tes dengan jendela browser, ketikkan alamat localhost untuk melihat apakah dns server telah berjalan jika terdapat gambar berikut berarti DNS Server telah berjalan dan berkerja.</p>
<p><strong>Intruksi Install Zabbix</strong></p>
<p>Pada saat menjalankan zabbix dengan menggunakan alamat http://domain name server/zabbix , maka akan terdapat halaman intruksi install zabbix dan merupakan halaman salam dari zabbix, klik next.</p>
<p>Beri tanda contreng pada cekbox agree, halaman ini hanya berisi <em>licence agreement</em> tentang zabbix yang dikeluarkan oleh ZABBIX SIA selaku <em>developer</em> pengembang aplikasi zabbix, Klik next.</p>
<p>Pada halaman berikutnya adalah <em>check of pre-requisites</em>, pada halaman ini zabbix akan melihat software yang digunakan untuk mendukung aplikasi zabbix. Edit file php.ini jika terdapat keterangan fail pada halaman ini, dengan cara masuk kembali ke dalam file php.ini dengan perintah :</p>
<blockquote><p>root@bukitasam:~# <strong>nano /etc/httpd/php.ini</strong></p>
<p>Kemudian edit parameter pada file php.ini seperti yang telah disebutkan pada halaman <em>Check Of Pre-Requieities, </em>dengan menggantinya seperti yang telah disebutkan dalam Tabel 3.3.3.4 <em>Check Of Pre-Requisities</em> dan hapus tanda titik koma (;) pada parameter tersebut.</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>;maximum size of post data that PHP will accept</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>Post_max_size = 32M</strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>;Overload (replace) single byte functions by mbstring functions</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p><strong>Mbstring_func_overload = 2</strong><strong> </strong></p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p></blockquote>
<blockquote><p>Kemudian hasil simpan file tersebut, <em>restart </em>kembali aplikasi zabbix server, zabbix agentd dan rc.httpd. lalu <em>refresh</em> atau <em>reload</em> halaman ini.</p></blockquote>
<p>Pada halaman berikutnya adalah zabbix server details, merupakan keterangan detail dari zabbix server berupa nama dari <em>host</em> dan <em>port </em>zabbix server yang digunakan.</p>
<p>Pada halaman berikutnya adalah <em>pre-installation summary</em>, yang merupakan halaman untuk memberitahukan agar memeriksa kembali dari proses install sebelumnya dari <em>database type</em> sampai ke zabbix server dan port yang digunakan.</p>
<blockquote><p>Jika hasil konfigurasi selesai, akan ada keterangan pada halaman berikunya yang menyatakan konfigurasi<em> install</em> berhasil.</p></blockquote>
<p>Pada halaman berikunya dinyatakan <em>finish</em> dan konfigurasi zabbix telah selesai.</p>
<p>Proses install telah selesai. Masuk ke dalam aplikasi zabbix dengan login terlebih dahulu dengan menggunakan <em>username:</em> <strong>admin</strong> dan <em>password:</em> <strong>zabbix</strong>, sebagai super user zabbix.</p>
<p>selanjutnya tinggal di buat group dan host yang ingin di monitor. pada bagian dashboard ada pemberitahuan bahwa zabbix status dalam keadaan tidak aktif (No). tidak perlu khawatir karena zabbix tetap berjalan, ini dikarenakan mungkin struktur sistem operasi yang berbeda atau bisa juga karena IP Address yang diubah, dalam situsnya sendiri zabbix menggunakan IP Address localhost.</p>
<p>Selamat mencoba&#8230;..</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=381" title="zabbix">zabbix</a> (6)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=381" title="cara menggunakan zabbix">cara menggunakan zabbix</a> (3)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=381" title="server zabbix">server zabbix</a> (2)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=381" title="Monitorin dengan Zabbik">Monitorin dengan Zabbik</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=381" title="monitoring dengan zambbix">monitoring dengan zambbix</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=381" title="monitoring di slackware">monitoring di slackware</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=381" title="Monitor jaringan dengan zabix">Monitor jaringan dengan zabix</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=381" title="php untuk melakukan penambahan bilangan setiap kali browser di refresh">php untuk melakukan penambahan bilangan setiap kali browser di refresh</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=381" title="server di palembang">server di palembang</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=381" title="service aktif untuk menjalankan dns">service aktif untuk menjalankan dns</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.84 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2&amp;p=381</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>chmod &#8211; Pengaturan Hak Akses</title>
		<link>http://www.palembang-slackers.org/?p=390#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=chmod-pengaturan-hak-akses-2</link>
		<comments>http://www.palembang-slackers.org/?p=390#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 00:01:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Molavi Arman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Slackware]]></category>
		<category><![CDATA[chmod]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pinguinmabuk.net/?p=390</guid>
		<description><![CDATA[Untuk melakukan pengubahan hak akses file (permission file) atau izin akses terhadap suatu file dan direktori, anda dapat menggunakan perintah chmod. Dalam pengaturan hak akses linux memiliki beberapa kriteria yang dapat dijelaskan sbb: d :  adalah pengenal file yang berarti direktori. apabila pada direktori kerja anda  memiliki sebuah direktori atau beberapa direktori, maka setiap direktori [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk melakukan pengubahan hak akses file (permission file) atau izin akses terhadap suatu file dan direktori, anda dapat menggunakan perintah chmod.<br />
Dalam pengaturan hak akses linux memiliki beberapa kriteria yang dapat dijelaskan sbb:</p>
<p><strong>d</strong> :  adalah pengenal file yang berarti direktori. apabila pada direktori kerja anda  memiliki sebuah direktori atau beberapa direktori, maka setiap direktori akan selalu ditandai dengan    <strong> </strong><strong>d</strong>.<br />
<strong>-</strong> :  adalah pengenal file yang berarti tanda yang memberitahu anda bahwa objek tersebut adalah file biasa.<br />
<strong>r</strong> :  artinya read atau membaca . apabiula sebuah file atau direktori memiliki hak akses r , maka objek tersebut boleh dibaca . jika objek tidak boleh dibaca , maka akan diberi tanda -.<br />
<strong>w</strong> :  artinya write atau menulis. apabila sebuah file atau direktoru memiliki hak akses w, maka objek tersebut boleh dibaca, jika tidak objek tersebut tidak boleh melakukan update file  atau modify. jika tidak boleh ditulis makan akan diberi tanda <strong>-</strong>.<br />
<strong>x</strong> : artinaya execute atau eksekusi . apabila sebuah file / direktory memiliki hak akses x , maka objek tersebut dapat dieksekusi, jika tidak dapat dieksekusi  maka akan diberikan tanda -<strong>.<span id="more-390"></span></strong></p>
<p><strong><a href="http://palembang-slackers.org/image/Strukturpengaturanhakakses.PNG"><img class="alignnone" title="Struktur Pengaturan Hak Akses" src="http://pinguinmabuk.net/image/Strukturpengaturanhakakses.PNG" alt="" width="482" height="333" /></a></strong></p>
<p>Nomor 1: nomor ini digunakan untuk memberikan pengenal pada file. dari pengertian sebelumnya , tanda d: berarti  sebuah direktori, l: adalah hyperlink, dan &#8211; : adalah file biasa.</p>
<p>nomor 2,3,4: adalah area dimana anda dapat menetapkan suatu hak akses pada user yang bersangkutan. Urutan dalam pemberian hak akses adalah r, w , dan x</p>
<p>nomor 5,6,7: adalah area dimana anda dapat menetapkan suatu hak akses pada grup yang bersangkutan. urutan dalam permberian hak akses adalah r,w,x</p>
<p>nomor 8,9,10 adalah arean dimana anda dapat menetapkan suatu hak akses untuk other/userlain. other artinya  untuk user dan grup yang bersangkutan . urutan dalam pemberian hak akses adalah r,w,x</p>
<p>Sintaks<br />
chmod  [option]  mode  filename<br />
keterangan :<br />
option adalah pilihan bahwa anda ingin melakukan perubahan hak akses kepada siapa. anda dapat menggunakan pilihan antara lain:<br />
u : untuk memberikan hak akses pada user<br />
g: untuk memberikan hak akses pada grup<br />
o : untuk memberikan hak akses pada other</p>
<p>mode : adalah pilihan yang akan anda kerjakan terhadap hak akses file dan direktori yang telah ada . pilihan yng digunakan adalah<br />
+ : berarti menambahkan hak akses pada file dan direktori<br />
- : berarti akan menghilangkan hak akses pada file dan direktori</p>
<p>filename : adalah nama file yg akan diubah hak aksesnya</p>
<p>soal:<br />
1. menambahkan hak akses berupa w , terhadap user pada file bernama dataku.txt .perintahnya adalah chmod u+w dataku.txt<br />
2. menambahkan hak akses berupa x terhadap user pada file bernama dataku.txt. perintahnya adalah chmod u+x dataku.txt<br />
3. Menambahkan hak akses berupa r terhdap pengguna grup pada file bernama dataku.txt. perintahnya adalah chmod g+r dataku.txt<br />
4. menambahkan hak ases berupa r dan x terhadap pengguna umum pada file bernama dataku.txt chmod o+rx dataku.txt<br />
5. menambahkan hak akses berupa r dan x terhadap pengguna user dan umum pada file dataku.txt. perintahnya adalah chmod uo+r dataku.txt<br />
6. menambahkan hak akses berupa r dan w serta x terhadap pengguna user,grup dan umum pada file bernama dataku.txt adalah chmod ugo+rwx dataku.txt<br />
7. menghilangkan hak akses berupa w terhadap user pada file bernama dataku.txt adalah chmod u-w dataku.txt<br />
8. menghilangkan hak akses berupa r dan x terhadap pengguna umum pada file bernama dataku.txt chmod o-rx dataku.txt<br />
9. menghilangkan hak akses berupa r,w,serta x terhadap pengguna user, grup dan umum pada file bernama dataku.txt perintah yg digunakan adalah chmod ugo-rwx dataku.txt</p>
<p>chmod menggunakan heksadesimal</p>
<p>sintaks<br />
chmod  nilai  namafile</p>
<p>user<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
r  |  w  | x<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
4  |  2  | 1<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>group<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
r  |  w  | x<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
4  |  2  | 1<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>other<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
r  |  w  | x<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
4  |  2  | 1<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
keterangan:</p>
<p>x pada kondisi execute memiliki nilai heksadesimal 1<br />
w pada konsis w memiliki nilai heksadesimal 2<br />
r pada kondisi r memiliki nilai heksadesimal 4</p>
<p>chmod  [[user] [grup] [other]] namafile</p>
<p>contoh soal:<br />
memberikan hak akses beruba r &#8211;&gt; diizinkan, w &#8211;&gt;diizinkan, dan execute &#8212;&gt; tidak diizinkan. diterapkan pada user<br />
memberikan hak akses berupa r &#8211;&gt; diizinkan, w &#8211;&gt;diizinkan, dan execute &#8212;&gt; tidak diizinkan. diterapkan pada grub<br />
memberikan hak akses berupa r &#8211;&gt; diizinkan, w &#8211;&gt;tidak diizinkan, dan execute tidak diizinkan diterapkan pada other<br />
jawab</p>
<p>chmod 664 dataku.txt</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=390" title="chmod">chmod</a> (6)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=390" title="penjelasan chmod di linux">penjelasan chmod di linux</a> (4)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=390" title="tutorial chmod">tutorial chmod</a> (3)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=390" title="Pengaturan Hak Akses">Pengaturan Hak Akses</a> (2)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=390" title="memberikan hak akses direktori untuk beberapa user">memberikan hak akses direktori untuk beberapa user</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=390" title="pengaturan hak akses chmod in linux">pengaturan hak akses chmod in linux</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=390" title="pengaturan hak akses linux">pengaturan hak akses linux</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=390" title="pengaturan user dan group pada direktori web">pengaturan user dan group pada direktori web</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=390" title="penjelasan chmod">penjelasan chmod</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=390" title="akses file linux chmod">akses file linux chmod</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.61 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2&amp;p=390</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PC Routing Di Slackware</title>
		<link>http://www.palembang-slackers.org/?p=384#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=pc-routing-di-slackware</link>
		<comments>http://www.palembang-slackers.org/?p=384#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 08:24:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Molavi Arman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Slackware]]></category>
		<category><![CDATA[PC Routing Di Slackware]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pinguinmabuk.net/?p=384</guid>
		<description><![CDATA[Pada jaringan 192.168.100.0/24 Memberi alamat IP # ifconfig eth0 192.168.100.x netmask 255.255.255.0 Nilai x yang dapat digunakan adalah 1 sampai 254. Tentu saja untuk masing-masing komputer nilainya harus berbeda-beda. Memberi alamat IP default gw gateway # route add default gw 192.168.100.254 Untuk komputer-komputer yang berada pada jaringan 192.168.100.0/24 semua alamat gatewaynya sama yaitu 192.168.100.254 Pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignnone" style="width: 589px"><a href="http://www.pinguinmabuk.net/image/pcrouting.png"><img title="pr routing" src="http://www.pinguinmabuk.net/image/pcrouting.png" alt="" width="579" height="166" /></a><p class="wp-caption-text">pc routing</p></div>
<p>Pada jaringan 192.168.100.0/24</p>
<ul>
<li>Memberi alamat IP</li>
</ul>
<p># ifconfig eth0 192.168.100.x netmask 255.255.255.0</p>
<p>Nilai x yang dapat digunakan adalah 1 sampai 254. Tentu saja untuk masing-masing komputer nilainya harus berbeda-beda.</p>
<ul>
<li>Memberi alamat IP default gw gateway</li>
</ul>
<p># route add default gw 192.168.100.254</p>
<p>Untuk komputer-komputer yang berada pada jaringan 192.168.100.0/24 semua alamat gatewaynya sama yaitu 192.168.100.254</p>
<p>Pada jaringan 192.168.200.0/24<span id="more-384"></span></p>
<ul>
<li>Memberi alamat IP</li>
</ul>
<p># ifconfig eth0  192.168.200.x netmask 255.255.255.0</p>
<p>Nilai x yang dapat digunakan adalah 1 sampai 254. Tentu saja untuk masing – masing komputer nilainya harus berbeda – beda.</p>
<ul>
<li>Memberi alamat IP default gateway</li>
</ul>
<p># route  add default gw  192.168.200.254</p>
<p>Untuk komputer-komputer yang berada pada jaringan 192.168.200.0/24 semua alamat gatewaynya sama yaitu 192.168.200.254</p>
<p>Pada router mempunyai 3 kartu jaringan et0,eth1,eth2. Masing-masing diatur dengan alamat IP 192.168.50.1 , 192.168.100.254 ,  192.168.200.254. Dengan demikian perlu diatur sebagai berikut.</p>
<ul>
<li>Memberi alamat IP</li>
</ul>
<p># ifconfig eth0  192.168.50.1 netmask 255.255.255.0</p>
<p># ifconfig eth1  192.168.100.254 netmask 255.255.255.0</p>
<p># ifconfig eth2  192.168.200.254 netmask 255.255.255.0</p>
<ul>
<li>Memberi alamt IP default gw</li>
</ul>
<p># route add default  gw 192.168.50.254</p>
<ul>
<li>Membentuk tabel routing</li>
</ul>
<p># route  add  -net  192.168.100.0  netmask 255.255.255.0 gw 192.168.100.254</p>
<p># route  add  -net  192.168.200.0  netmask  255.255.255.0 gw 192.168.200.254</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=384" title="routing slackware">routing slackware</a> (6)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=384" title="route add">route add</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=384" title="route add net slackware">route add net slackware</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=384" title="routing di slackware">routing di slackware</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=384" title="routing gateway on pdc">routing gateway on pdc</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=384" title="slackware tutorial">slackware tutorial</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=384" title="tutorial routing komputer dasar">tutorial routing komputer dasar</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.342 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2&amp;p=384</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Samba Primary Domain Controller</title>
		<link>http://www.palembang-slackers.org/?p=377#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=samba-primary-domain-controller</link>
		<comments>http://www.palembang-slackers.org/?p=377#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 04:04:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Molavi Arman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tutorial Slackware]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian domain controller]]></category>
		<category><![CDATA[Samba Primary Domain Controller]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pinguinmabuk.net/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian : Dalam sebuah domain, sebuah komputer harus dikonfigurasikan sebagai &#8220;Domain Controller&#8221; (DC) yang menyimpan basis data akun pengguna serta direktorinya tersebut. Sebuah domain controller merupakan sebuah server yang mengatur semua aspek yang berkaitan dengan keamanan dari sebuah akun pengguna dan interksinya dengan domain tersebut, sehingga menjadikan administrasi keamanan dapat dilakukan secara terpusat. Model domain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengertian : Dalam sebuah domain, sebuah komputer harus dikonfigurasikan sebagai &#8220;<em>Domain  Controller</em>&#8221; (DC) yang menyimpan basis data akun pengguna serta  direktorinya tersebut. Sebuah domain controller merupakan sebuah server  yang mengatur semua aspek yang berkaitan dengan keamanan dari sebuah  akun pengguna dan interksinya dengan domain tersebut, sehingga  menjadikan administrasi keamanan dapat dilakukan secara terpusat. Model  domain Windows Server seringnya lebih cocok digunakan pada organisasi  menengah ke atas.<span id="more-377"></span></p>
<p>Membangun Primary Domain Controller dengan menggunakan <a title="SAMBA.ORG" href="http://samba.org/" target="_blank">samba</a> , adalah sebagai berikut :</p>
<p>Created by : Molavi Arman [pinguinmabuk.net]</p>
<p>[global]<br />
netbios name = PDC<br />
server string = primary domain controller<br />
workgroup = slackware</p>
<p>os level = 65<br />
prefered master = yes<br />
domain master = yes<br />
local master = yes<br />
domain logons = yes</p>
<p>add machine script = /usr/sbin/useradd -d /dev/null -g samba-clients -s /bin/false -M %u</p>
<p>socket options = TCP_NODELAY IPTOS_LOWDELAY SO_SNDBUF = 8192  SO_RCVBUF= 8192<br />
time server = yes</p>
<p>hide dot files = yes</p>
<p>security = user<br />
guest ok = no<br />
invalid users = bin deamon sys man postfix mail ftp<br />
admin users = root</p>
<p>encrypt passwords = yes</p>
<p>log level = 2<br />
log file = /var/log/samba/log.%L<br />
max log size = 1000<br />
debug timestamp = yes<br />
syslog = 1</p>
<p>#untuk logon path win nt/2000/xp<br />
logon path = \\%L\profiles\%u</p>
<p>#untuk logon path win 9x<br />
logon home = \\%L\profiles\%u</p>
<p>;logon script = logon.bat</p>
<p>[homes]<br />
comment = Home Directories<br />
browseable = no<br />
writable = yes</p>
<p>[netlogon]<br />
path = /home/samba/netlogon<br />
public = no<br />
writable = no<br />
browsable = no</p>
<p>[profiles]<br />
path = /home/samba/profiles<br />
writable = yes<br />
create mask = 0600<br />
directory mask = 0700<br />
browsable = no</p>
<p>Buatlah user dengan perintah adduser , arahkan directory kerja user /home/samba/profiles , contoh<br />
# adduser<br />
Home = /home/samba/profiles/molavi</p>
<p>Setiap user yang dibuat agar bisa mengakses samba dan join domain, ketikkan berintah seperti ini<br />
# smbpasswd    -a    root   [ untuk join domain]<br />
# smbpasswd     -a   molavi  [agar nama ini tersedia pada pdc]</p>
<p>Lakukan join domain pada client windows, masukkan username root dan passwordnya , bila berhasil lakukan restart</p>
<p>Proses memasukkan username ke group administrator local  pada windows client<br />
Login dengan user administrator<br />
Klik kanan pada mycomputer &#8211;&gt;  pilih manage &#8212;&gt; add &#8212;&gt; masukkan username molavi  [ pastikan location pada slackware.net agar username molavi  tersedia, jika tidak ada maka dipastikan terjadi error]</p>
<p>Masalah troubleshooting silahkan hubungin saya <img src='http://www.palembang-slackers.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Silahkan download berupa <a title="Primary Domain Controller " href="http://www.pinguinmabuk.net/e-book/samba/tutor%20samba.pdf" target="_blank">file pdf</a></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=377" title="pengertian domain controller">pengertian domain controller</a> (31)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=377" title="Pengertian Domain Control">Pengertian Domain Control</a> (6)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=377" title="pengertian pdc">pengertian pdc</a> (5)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=377" title="pengertian join domain">pengertian join domain</a> (4)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=377" title="pengertian samba">pengertian samba</a> (3)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=377" title="Primary Domain Controller">Primary Domain Controller</a> (2)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=377" title="pengertian primary domain controller">pengertian primary domain controller</a> (2)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=377" title="pengertian samba pada linux">pengertian samba pada linux</a> (2)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=377" title="pengertian join domain server client">pengertian join domain server client</a> (1)</li><li><a href="http://www.palembang-slackers.org/?p=377" title="pengertian samba linux">pengertian samba linux</a> (1)</li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.036 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palembang-slackers.org/?feed=rss2&amp;p=377</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
